Selasa, 28 April 2015

Kapan Bacanya?

Buku-buku bacaan tak selesai-selesai dibaca. Hanya menjadi pajangan dan kebanggaan. Pemenuh tas yang kosong. Sementara otak hanya berisi status-status Facebook yang lalu-lalang kayak kendaran di jalan raya. Tulisan-tulisan di Facebook pun cuma dilihat saja. Kemudian kasih Like, kemudian berlalu begitu saja. Mengamati sekilas tulisan/status yang lain. Fiuh!

Rabu, 22 April 2015

Resensi Film The Ghost Writer (2010)

The Ghost Writer
Sutradara : Roman Polanski
Skenario : Roman Polanski
Produksi : Tahun 2010
Pemain : Ewan McGregor, James Belushi, Jon Bernthal, Kim Cattrall, Olivia Williams, Pierce Brosnan.

“Aku terjun ke politik karena cinta. Bukan cintaku kepada partai atau ideologi, tapi cintaku kepada seorang wanita,” begitulah si Ghost Writer hendak memulai proyek biografi mantan Perdana Menteri Inggris.

Kisahnya bermula saat si Ghostwriter (Ewan Mc.Gregor) dipercaya menjadi penulis biografi mantan perdana menteri Inggris. Adam Lang (Pierce Brosnan), nama perdana menteri itu, sedang terlibat dalam sebuah masalah besar: Ia diduga telah menyalahgunakan pasukan khusus Inggris untuk menangkap empat orang teroris di Pakistan dan menyerahkannya kepada CIA.

Kerena persoalan itu, bekas Menteri Luar Negeri Inggris, Robert Rykart (Robert Pugh), bekas mitra PM Adam Lang yang dipecatnya, mengekspose kasus ini dan menuntut agar sang bekas perdana menteri segera diajukan di pengadilan HAM di Hague.

Ketika menerima tawaran penulisan biografi itu, si ghostwriter sempat mengaku sangat kesulitan. Maklum, dirinya bukanlah seorang penulis politik dan tidak tahu apa-apa tentang politik.

Itulah bagian pertama yang memulai adegan-adegan menegangkan dalam film “The Ghost Writer (2010). Roman Polanski, orang yang menjadi sutradara film ini, sedang dipenjara di Swiss saat menyusun skenario film ini. Polanski, 78 tahun, ditahan di penjara Swiss karena tuduhan melakukan seks dengan gadis di bawah umur di Los Angeles, Amerika Serikat.

Si Ghostwriter mulai ditempatkan di sebuah rumah mewah di sebuah pulau, rumah pribadi sang penerbit AS, tempat dimana Adam Lang bersembunyi dari kejaran publik karena tuduhan kejahatan HAM. Di rumah itu, Ghostwriter bertemu dengan asisten pribadi Lang yang sangat ketat dan disiplin, yaitu Amelia Bly (Kim Cattrall).
Di rumah itu pula si Ghostwriter bertemu dengan istri Lang, Ruth Brosnan (Olivia Williams), yang juga bekas aktivis partai. Karena pengetahuan politik Ruth Brosnan cukup baik, maka si Ghostwriter pun menganggapnya sebagai mentor politik sang perdana menteri.

Si Ghostwriter terus mendalami kehidupan pribadi Adam Lang, terutama semasa masih di Cambridge University. Dari sinilah sejulah teka-teki mulai terkuat, termasuk kematian sang penulis biografi sang perdana menteri sebelumnya, Mike McAara, yang ditemukan mayatnya mengapung di pinggir laut.

Dengan menelusuri jejak yang ditinggalkan Mike McAara, si Ghostwriter mulai mencari sosok lain yang sangat dekat dengan Adam Lang, yaitu Paul Emmett (Tom Wilkinson), seorang professor di Harvard University. Kematian Mike McAamara karena mabuk sangat meragukan. Si Ghostwriter pun berkunjung ke rumah Paul Emmett untuk mengorek beberapa informasi. Sepulangnya ia dari rumah itu, ia dibuntuti orang tidak dikenal dan seoalah hendak membunuhnya.

Si Ghostwriter berhasil selamat, lalu bertemu dengan Robert Rykart. Dengan menggunakan mesin pencari google, si ghostwriter berusaha mencari tahu siapa Paul Emmett dan hubungannya dengan Adam Lang. Dengan sepotong informasi, diketahuinya bahwa Paul Elmett adalah agen CIA, yang merekret Adam Lang pada tahun 1973.

Si Ghostwriter pun mengonfirmasi hal ini kepada Adam Lang lewat sebuah percakapan penuh emosi di pesawat pribadinya. Adam Lang bernasib naas. Ketika ia baru saja turun dari pesawat, ia langsung diberondong dengan senapan mesin oleh seorang bapak yang anaknya tewas dalam perang Irak.

Tapi, cerita belum berakhir di sini. Saat peluncuran buku biografi ini, Si Ghostwriter berhasil menjawab teka-teki panjang selama ini: Ternyata, Si Paul Emmett memang anggota CIA, dan ia telah merekrut Ruth, isti Adam Lang. Mereka berdulalah yang berusaha mengendalikan Adam Lang, termasuk mengikuti kebijakan politik luar negeri AS untuk memerangi terorisme.

Film ini dibasiskan pada novel Robert Harris, seorang bekas wartawan BBC, yang juga dikenal sangat dekat dengan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair. Awalnya, Robert Harris adalah pendukung setia Tony Blair dan menjadi donatur tetap untuk partai buruh. Tetapi, ketika Tony Blair setuju dengan AS untuk menginvasi Irak, Robert Harris mulai berbelot.

Karenanya, setelah merampungkan film ini, anda akan merasakan kecocokan karakter antara Adam Lang (Pierce Brosnan) dan Tony Blair, juga antara Ruth (Olivia Williams) dan Cherie Blair. Juga, dalam film ini, ada sosok Robert Rykart (bekas Menlu Adam Lang), yang sangat mirip dengan sosok Robin Cook, bekas sekretaris luar negeri Tony Blair.

Film ini sangat sederhana, tetapi alur ceritanya penuh dengan teka-teki yang menaruh pertanyaan bagi pemirsanya. Meski begitu, berbeda dengan kebanyakan film teka-teki yang tidak membuka teka-teki di akhir cerita, film “The Ghost Writer” ini justru membuka teka-teki di akhir cerita.

Dengan menonton film ini, wajah politik negeri-negeri imperialis pun akan tersingkap, termasuk kebusukan di balik proyek “perang melawan terorisme”. Anda juga akan tahu bagaimana sebuah pemerintahan bisa dikontol oleh AS melalui agen CIA. Juga, bagaimana seorang kerabat dekat calon pemimpin sudah direkrut CIA sejak lama dan menjadi orang menentukan dalam mengarahkan politik sang pemimpin.

Film ini sangat jauh dari adegan kekerasan ataupun pornografi. Film ini juga tidak menggunakan efek tambahan yang terlalu banyak. Meskipun sangat sederhana, dan tidak sehebat karya-karya Roman Polanski lainnya, saya merekomendasikan kepada anda untuk menonton film ini.

Sumber http://www.berdikarionline.com/sisi-lain/20110327/resensi-film-the-ghost-writer-dan-wajah-politik-inggris.html

Baca juga:
http://amiratthemovies.wordpress.com/2011/01/16/review-the-ghost-writer-2010/
http://ruang-resensi.blogspot.com/2010/05/ghost-writer.html

Sumber gambar di sini.

5/10

Senin, 20 April 2015

Kutipan Film Journey to the West: Conquering the Demons (2013)

"Jika seorang gadis menutup matanya, itu artinya dia ingin dicium." 00:41:48

Bagaimana menurutmu tentang cinta yang romantis?
Itu adalah cinta yang lebih rendah. Tak ada hubungannya denganku. Aku dalam pencarian cinta yang lebih agung. 42:22

"Aku orang yang sederhana. Tolong jangan panggil aku tampan. Jadi orang tampan itu beban. Kalian orang jelek tak akan mengerti. " 01:04:30

* * *
Kekasihku telah pergi
dia tak 'kan pernah kembali

Aku berduka dalam sunyi
atas cintaku yang hilang

Walaupun bunga-bunga layu,
mereka akan mekar kembali

Cintaku yang telah lama hilang,
berada di balik awan

Cinta tak berbalas membuat hatiku dipenuhi kesedihan

Dalam hidup, kita tak bisa mengubah takdir kita
Sekali terpisah, kita tak bisa mencintai lagi
Mungkinkah ini yang ditakdirkan langit bagiku?


* * *
"Bagaimana rasanya cinta agung dan cinta yang lebih rendah?"
Cinta antara pria dan wanita adalah bagian dari cinta agung. Cinta bukanlah masalah agung ataupun rendah. Setelah merasakan kepedihan aku bisa memahami penderitaan hidup. Dengan mengetahui nafsu seseorang bisa menaklukkannya. Mengetahui apa yang diinginkan seseorang bisa merelakannya. 01:43:47

* * *
"Sekarang kau sudah memahami "sesuatu hal kecil" itu. Kau tahu misimu?"
Ada penderitaan di dunia ini. Bukan kemampuanku untuk membebaskan dunia dari penderitaan. Tapi hanya dengan 22 Kitab Suci dari India.

"Lakukanlah perjalanan ke Barat. Perjalananmu akan penuh rintangan dan gangguan siluman. Tiga siluman ini punya kemampuan untuk melindungimu selama perjalanan. Aku memberikanmu jubah suci dan tasbih ini. Mulai hari ini kau adalah murid Buddha. Nama sucimu adalah Tripitaka."

Journey to the West; Conquering the Demons (2013)

Film ini mengisahkan awal kejadian secara lebih terperinci dari fim kera sakti yang pernah aku tonton. Semua bermula ketika menjadi pemburu siluman. Adegan berawal di suatu desa sungai. Salah seorang pemburu siluman bernama Chen Xuan Zang; seorang pemburu siluman yang baik. Yang kelak menjadi guru Kera Sakti, guru para mantan siluman dalam mencari kitab suci.

Di sana ada siluman air (sungai). Dikalahkan oleh penduduk beramai-ramai atas perintah Chen Xuan Zang, pemburu siluman yang baik karena tidak mengharapkan imbalan uang, tapi hanya berniat menolong warga. Namun kemudian berakhir di tangan seorang wanita pemburu siluman, Duan. Kemudian berlanjut pada siluman babi. Setting siluman babi berada pada sebuah tempat penginapan. Penginapan itu menyajikan makanan istimewa yang lezat. Oh, ternyata itu berbahan babi bercampur mayat manusia dalam tubuh babi panggang. Lagi-lagi wanita pemburu siluman itu menolong atau datang untuk membunuh siluman babi. Siluman babi banyak diburu para pemburu karena hadiahnya paling besar.

Kemudian Tang Sanzang (Chen Xuan Zang) meminta pertolongan pada Sun Wukong (siluman kera) atas perintah gurunya untuk menjinakkan siluman babi. Atas saran gurunya ia pergi ke suatu tempat di mana Sun Wukong di penjara.

"Dia siluman yang dihukum Buddha di Gunung Lima Jari selama 500 tahun. Carilah kuil kuno. Di depannya kau bisa temukan patung Buddha. Tingginya 13.000 kaki, lebarnya 2.560 kaki. Sun Wukong ada di sana (dalam sebuang lubang gua)." Perintah gurunya yang kere itu. 44:13

Setelah siluman babi dikalahkan, kelicikan Sun Wukong balik menyerang Chen Xuan Zang. Ketika semua pemburu siluman kalah bertanding melawan Sun Wukong termasuk Duan yang sangat mencintai Chen Xuan Zang. Semua mati tak berdaya melawan Sun Wukong. Kemudian apa yang menjadi ketakutan Sun Wukong terjadi. Sutra Budha yang selama ini mengurungnya sebagai pagar, menyatu dengan Chen Xuan Zang.

Berakhir sudah film. Para mantan siluman patuh dan tunduk kepada Chen Xuan Zang sebagai guru mereka. Mereka menjadi jinak.

Film bagus untuk ditonton.

Link terkait

Minggu, 12 April 2015

Kutipan Film Ip Man: The Final Fight (2013)

Pict from http://chinesemov.com/actors/Anthony.html
Film sejenis atau bisa dikatakan kelanjutan 2 film Ip Man sebelumnya, selain The Grandmaster (2013).

Berikut kutipan-kutipan yang kiranya saya anggap penting:
..Master punya 3 jenis yang tak bisa diajar: orang bodoh, orang bijak, dan mereka yang tak punya nafkah.
(08:33)

Kung fu tak berguna jika kau tak bisa memakainya. Kung fu bukan soal bertarung. Kung fu adalah soal mengembangkan fisikmu.
(11:00)

Jika aku mengajarimu berenang, kau bisa berenang jauh atau menyelamatkan nyawa orang. Tapi jangan pernah memaksa orang ke laut.. Hanya orang bodoh yang memakai kekerasan, orang bijak memakai kebaikan. Saat berlatih kung fu, integritas sangat penting.
(11:21)

Bahkan jika kau tak punya pilihan, setidaknya jangan menyakiti seseorang.
(12:31)

Senjatamu buatan asing. Tapi tinjumu adalah milikmu. Kau bisa acungkan senjatamu pada siapapun, tapi jangan gunakan tinjumu melawan bangsamu sendiri.
(23:42)

Sangat sulit bagi seorang murid menemukan master yang baik. Tapi bagi seorang master menemukan murid lebih sulit lagi.
(1:02:20)

Tindakan seseorang harus seperti pohon. Batangnya berakar kuat dan daunnya menghijau. Perilaku seseorang harus seperti koin. Petak di dalam dan mulus di tepinya.
(1:37:35)

Baca juga Kutipan-kutipan Film The Grandmaster (2013)

Sabtu, 11 April 2015

Kutipan Film Space Pirate Captain Harlock (2013)

"Mari berhenti berpegangan pada ilusi. Dengan menerima kenyataan tanpa menghindarinya. Kita pasti akan bisa melahirkan langkah awal yang sesungguhnya." Film Space Pirate Captain Harlock (2013) 1:27:38

Dua film dengan tema angkasa, galaksi, perihal kehidupan manusia ke depannya: Sunshine (2007) dan Space Pirate Captain Harlock (2013).

Film yang pertama berakhir dengan kematian seluruh kru/awak dalam perjalanan misi menuju matahari. Dengan pemain manusia (real). Ada tokoh yang nampak masih hidup, Capa. Namun apakah bisa bertahan?

Sedang film kedua, juga masih menyisakan pertanyaan. Namun tokoh-tokoh kunci selamat semua. Tanpa ada yang mati. Bedanya, film yang kedua ini dibikin 3D. Ga kebayang bila dibikin betulan semuanya segala peralatan. Waw!

Anyway, sebenarnya banyak sekali film bertema sejenis. Kayak, Gravity (2013) dll.